Motivasi Mahasiswa Menjadi Wirausahawan

Menjadi mahasiswa sekaligus pengusaha adalah kalimat yang keren kan? Ya, sukses di akademik dan non akademik adalah impian semua orang. Apalagi usaha tersebut dapat membuat kita menjadi kaya raya secara cepat. Mengutip dari buku “Kewirausahaan” karya PO Abas Sunarya dkk. Mereka memberikan bocoran mengenai apa yang bisa dijadikan motivasi untuk menjadi wirausaha:

  1. Laba: Dapat menentukan berapa laba yang dikehendaki, bebas dari supervisi, bebas aturan main yang menekan atau intervensi orang lain, bebas dari aturan budaya organisasi atau perusahaan.
  2. Kebebasan: Bebas mengatur waktu bebas dari supervisi, bebas aturan main yang menekan atau intervensi orang lain, bebas dari aturan budaya organisasi atau perusahaan.
  3. Impian personal: Bebas mencapai standar hidup yang diharapkan, lepas daei rutinitas kerja yang membosankan karena harus mengikuti visi, misi, dan impian orang lain. Dapat menentukan nasib dan misi, serta misi dan impiannya sendiri.
  4. Kemandirian: memiliki rasa bangga karena dapat mandiri dalam segala hal, seperti permodalan, mandiri dalam pengelolaan dan manajerial, mandiri dalam pengawasan, serta menjadi manajer terhadap dirinya sendiri.

Dapat disimpulkan bahwa dengan berwirausaha seseorang termotivasi untuk memperoleh imbalan dalam bentuk laba dari investasi jangka pendek secara online, kebebasan, impian personal yang mungkin menjadi kenyataan, dan kemandirian. Di samping memiliki peluang untuk mengembangkan usaha juga berpeluang untuk mengendalikan nasibnya sendiri, sebagaimana yang akan diuraikan pada subbab berikut ini. Wirausaha tidak menunggu hari atau tanggal gajian, tetapi setiap hari dapat memperoleh pendapatan secara rutin. Wirausaha akan berusaha agar sistem bisnisnya dapat dijalankan orang lain, sementara dirinya sendiri dapat melakukan aktivitas lain yang ia inginkan.

Tercatat bahwa wirausaha pada umumnya memiliki sejumlah bakat. Namun apakah keberhasilan wirausaha itu karena ia memiliki satu bakat tertentu atau gabungan dari beberapa bakat, atau karena bakatnya secara keseluruhan, para ahli belum mampu memastikannya. Para ahli hanya mencatat ada sejumlah bakat yang lazim dimiliki wirausaha, yang meliputi kemauan dan rasa percaya diri, berani mengambil risiko, pekerja keras, fokus pada sasaran, berani mengambil tanggung jawab, dan inovatif.

Di negara-negara maju, keinginan seseirang untuk menjadi bos terhadap dirinya sendiri cukup besar. Mereka ingin sukses tanpa harus berada di bawah perintah orang lain. Meskipun perusahaan baru berjalan satu tahun, mereka sudah berusaha keras untuk mewaralabakannya. Hal semacam ini akan dapat terjadi bila pemerintah memfasilitasinya dengan mempermudah pemberian hak intelektual, seperti hal dan lisensi trade mark, hak waralaba, hak cipta (copyright), dan sejenisnya.

Dalam aspek lain, keberanian seorang mahasiswa until berwirausaha seringkali didorong oleh dosen yang mampu memberikan mata kuliah kewirausahaan secara praktis dan menarik. Mereka mampu membangkitkan minat mahasiswa untuk mulai berwirausaha, seperti yang terjadi di MIT, Harvard Business School, Institut Bisnis dan Informatika Indonesia, AMIKA dan STMIK Raharja Tangerang, dan beberapa perguruan tinggi lain yang memiliki konsentrasi kewirausahaan.

Itulah kutipan tentang motivasi menjadi wirausaha yang mampu menggaji diri sendiri tanpa menunggu gaji yanh didapat dari bos. Merintis usaha selagi masih mahasiswa juga adalah poin plus, karena apabila Anda gagal dalam usaha Anda, Anda masih dapat bekerja sesuai bidang kuliah Anda. Namun, jangan berpikir gagal dulu. Anda harus berpikir bagaimana menjadi kaya raya dan mendapat penghasilan secata cepat. Jadikan hal tersebut sebagai goal atau tujuan Anda. Dan jangan pernah sekalipun berpikir mengenai kegagalan, karena dapat menghambat usaha yang Anda rintis.

Hal seperti di atas juga disebut sebagai jangan mendahului nasib. Ya, berusahalan secara keras, total, dan konsisten. Anggap usaha Anda sebagai jantung hati And. Jangan pernah setengah-setengah dalam berusaha, dan jangan takut mengambil risiko, karena keuntungan yang besar berbanding lurus terhadap risiko yang besar. Dan ingat, tujuan Anda adalah menjadi kaya raya secara cepat dengan usaha yang Anda bangun.